15 Juni 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Kapolda Papua Tengah Gandeng Boaz Solossa Buka Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12, Wujudkan Mimpi Lahirnya Bintang Sepak Bola Papua

TIMIKA – Semangat membangun generasi muda Papua melalui olahraga kembali ditunjukkan Polda Papua Tengah. Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si., bersama legenda hidup sepak bola Papua, Boaz Solossa, secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III kategori usia 10 dan 12 tahun di Goldstone Arena Mini Soccer Timika, Kabupaten Mimika, Minggu (14/6/2026).

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kapolda Papua Tengah didampingi Boaz Solossa melakukan tendangan kick off sebagai tanda dimulainya kompetisi yang mempertemukan 17 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Mimika. Kehadiran ratusan pemain muda, pelatih, orang tua, serta masyarakat yang memadati arena pertandingan menambah semarak pembukaan turnamen tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, penampilan tarian khas Papua dari Tifa Kreatif, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kapolda Papua Tengah serta motivasi khusus dari Boaz Solossa kepada para pemain muda yang akan berlaga selama kompetisi berlangsung.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan masa depan generasi muda Papua melalui olahraga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, panitia, pelatih, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III. Turnamen seperti ini akan terus kita gelorakan dan selenggarakan secara berkelanjutan. Saya berkomitmen kegiatan ini tetap hadir pada tahun-tahun mendatang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan talenta-talenta muda Papua,” tegas Kapolda.

Menurut Kapolda, Papua memiliki banyak anak-anak berbakat yang membutuhkan ruang untuk berkembang. Karena itu, ia berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menghadirkan kompetisi sepak bola usia dini agar proses pembinaan berjalan secara berkesinambungan.

“Semoga semakin banyak pihak yang berkolaborasi membuat event seperti ini. Anak-anak Papua memiliki bakat yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah menyediakan panggung agar mereka bisa berkembang, berprestasi, dan suatu hari nanti membawa nama Papua Tengah bahkan Indonesia di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kapolda juga memberikan semangat kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Timika, Kokonao di Distrik Mimika Barat, hingga Amamapare di Pulau Karaka.

“Mari terus berlatih, jaga sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, tetapi semangat, disiplin, dan kerja keras adalah bekal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Sementara itu, Boaz Solossa mengaku bangga melihat komitmen Polda Papua Tengah dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Mantan kapten Persipura Jayapura itu menilai turnamen seperti ini sangat penting untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding para pemain muda.

“Saya sangat mengapresiasi Polda Papua Tengah yang telah memberikan perhatian besar kepada sepak bola usia dini. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh. Siapa tahu dari turnamen ini akan lahir pemain-pemain hebat yang kelak membela Papua, klub-klub besar Indonesia, bahkan tim nasional,” kata Boaz.

Ia juga berpesan kepada seluruh pengelola SSB agar terus memberikan pendidikan dan pembinaan yang baik kepada para pemain muda.

“Papua selalu dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak pesepak bola berbakat. Karena itu, saya berharap seluruh pelatih dan pengelola SSB terus membimbing anak-anak ini dengan baik agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” tambahnya.

Hari pertama turnamen langsung menghadirkan pertandingan-pertandingan menarik. Laga pembuka antara SSB Papua Blessing dan SSB Amungnegel berlangsung ketat dan berakhir imbang tanpa gol 0-0.

Pada pertandingan lainnya, SSB Elang tampil perkasa dengan kemenangan telak 7-0 atas SSB Impact. Sementara SSB Amamapare dari Pulau Karaka berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan SSB Senja Amor dengan skor tipis 1-0.

Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III U10-U12 tahun 2026 diikuti 17 tim yang dibagi ke dalam empat grup dengan sistem setengah kompetisi. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan berkelanjutan sekaligus momentum lahirnya bibit-bibit pesepak bola muda berbakat dari Papua Tengah yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.

The post Kapolda Papua Tengah Gandeng Boaz Solossa Buka Mini Soccer Kapolda Cup III U10-U12, Wujudkan Mimpi Lahirnya Bintang Sepak Bola Papua first appeared on pembaruanpapua.com.