7 Juli 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Muspimda II Muhammadiyah PPU Siap Sukseskan Muktamar ke-49 di Medan, Sumatera Utara Tahun 2027

Penajam Paser Utara – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) II pada Ahad, 5 Juli 2026, bertempat di Gedung Serbaguna Al-Quds, Komplek Dakwah Muhammadiyah Kilometer 2, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi seluruh unsur Persyarikatan Muhammadiyah di PPU untuk melakukan evaluasi program, menyusun langkah-langkah penguatan organisasi, serta merumuskan arah kebijakan dakwah dan pengembangan amal usaha Muhammadiyah ke depan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah KAb. PPU, H. Abdul Jalal, menjelaskan bahwa Muspimda II diikuti oleh unsur pimpinan daerah, pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Penajam Paser Utara, seluruh majelis dan lembaga, serta organisasi otonom Muhammadiyah seperti ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Tapak Suci, Hizbul Wathan, dan unsur persyarikatan lainnya.

Menurutnya, Muspimda merupakan forum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengevaluasi perjalanan program Muhammadiyah agar terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Forum ini menjadi momentum untuk melihat sejauh mana perkembangan Muhammadiyah di daerah, mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah strategis agar seluruh potensi Persyarikatan dapat berkembang lebih baik,” ujar H. Abdul Jalal.

Dalam bidang pendidikan, PDM Penajam Paser Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan amal usaha Muhammadiyah. Saat ini Muhammadiyah PPU mengelola sejumlah lembaga pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menurut Abdul Jalal, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi guru, pengembangan kegiatan belajar mengajar, hingga pembinaan prestasi peserta didik.

“Kami ingin seluruh amal usaha Muhammadiyah bergerak secara optimal. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa harus bergerak bersama sehingga kualitas pendidikan Muhammadiyah terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara,” jelasnya.

Selain sektor pendidikan, Muspimda juga membahas optimalisasi pemanfaatan aset Persyarikatan, termasuk tanah wakaf dan hibah yang dimiliki Muhammadiyah. Aset-aset tersebut diharapkan mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi umat sekaligus mendukung keberlanjutan dakwah Muhammadiyah.

Menurutnya, pengembangan sektor ekonomi menjadi salah satu prioritas agar Muhammadiyah semakin mandiri dalam menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, dan dakwah di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, H. Abdul Jalal juga mengajak seluruh pimpinan cabang, ranting, majelis, lembaga, serta organisasi otonom Muhammadiyah untuk memperkuat sinergi dan mengoptimalkan seluruh aset serta potensi yang dimiliki Persyarikatan.

Ia berharap hasil Muspimda tidak berhenti sebagai keputusan forum semata, tetapi dapat ditindaklanjuti hingga ke tingkat cabang dan ranting sehingga seluruh program Muhammadiyah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Seluruh warga Persyarikatan harus bergandengan tangan, mengoptimalkan seluruh potensi Muhammadiyah, memperkuat dakwah Islam berkemajuan, dan terus membesarkan organisasi hingga ke tingkat cabang maupun ranting,” tegasnya.

Selain membahas program kerja daerah, Muspimda II juga menegaskan komitmen Muhammadiyah Penajam Paser Utara dalam menyukseskan Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang akan diselenggarakan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada tahun 2027.

PDM Penajam Paser Utara menyatakan siap mendukung penuh seluruh rangkaian persiapan Muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan organisasi, pembinaan kader, peningkatan kualitas amal usaha, serta membangun semangat kebersamaan seluruh warga Persyarikatan.

Dengan terselenggaranya Muspimda II, Muhammadiyah Penajam Paser Utara berharap seluruh keputusan yang dihasilkan mampu menjadi pijakan dalam memperkuat gerakan dakwah, pendidikan, ekonomi, dan pelayanan sosial sehingga Muhammadiyah semakin maju, berkemajuan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat serta bangsa Indonesia. (SDM red)

The post Muspimda II Muhammadiyah PPU Siap Sukseskan Muktamar ke-49 di Medan, Sumatera Utara Tahun 2027 first appeared on Beritakaltimterkini.com.