16 Agustus 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Kericuhan di Peringatan Hari Damai Aceh: Bendera RI dan Lambang Garuda Dicopot

Oposisi Cerdas | Peringatan 21 tahun perdamaian Aceh pada Sabtu (15/8/2026) berakhir ricuh. Setelah bentrokan terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman (MRB), massa bergerak menuju Pendopo Gubernur Aceh yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kericuhan sebelumnya terjadi setelah rangkaian doa bersama dan orasi peringatan Hari Damai Aceh (HDA) 2026 berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.
Situasi di halaman Masjid Raya Baiturrahman kemudian memanas. Ratusan massa yang berada di lokasi mengibarkan bendera putih, bendera bulan bintang, hingga bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pengibaran sejumlah bendera tersebut kemudian memicu ketegangan dengan aparat keamanan hingga berujung bentrokan.
Setelah bentrokan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, kericuhan meluas ke sejumlah titik. Satu sepeda motor dan satu mobil milik aparat pengamanan dilaporkan dirusak massa.
Massa Bergerak ke Pendopo Gubernur
Situasi kembali memanas ketika massa bergerak dari kawasan Masjid Raya Baiturrahman menuju Pendopo Gubernur Aceh.
Massa membawa bendera bulan bintang saat bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 14.40 WIB, massa memasuki kawasan Pendopo Gubernur.
Sejumlah massa kemudian mencopot ornamen lambang Garuda yang berada di bagian atap pendopo.
Tak hanya itu, sejumlah bendera Merah Putih dan bendera rumbai yang sebelumnya terpasang di kawasan pendopo turut dicopot.
Sejumlah ornamen lain yang berada di sekitar pendopo juga diseret massa.
Akibat aksi tersebut, kondisi halaman Pendopo Gubernur Aceh tampak berantakan. Sejumlah bendera dan perlengkapan berserakan di area pendopo.
Kericuhan tersebut terjadi dalam rangkaian peringatan 21 tahun perdamaian Aceh yang seharusnya menjadi momentum untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Aceh.