BM Coffee Jadi Arena Duel 32 Barista, Adu Seduhan Terbaik di Jayapura
JAYAPURA – Dunia kopi di Kota Jayapura kembali diramaikan dengan kompetisi seduh kopi yang mempertemukan para barista dalam format satu lawan satu. Sebanyak 32 barista ambil bagian dalam Kompetisi Seduh Kopi 1 Lawan 1 yang digelar di BM Coffee, Kotaraja, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan ini menjadi sesi keempat dari rangkaian kompetisi yang dipromotori Clay Coffee, BM Coffee dan Adix. Sebelumnya, kompetisi serupa telah digelar di Clay Coffee dan Sip Hasana.
Bukan sekadar perlombaan, ajang ini menjadi ruang bagi para barista untuk menguji kemampuan, kreativitas, sekaligus teknik masing-masing dalam menyeduh kopi secara manual.
Suasana kompetisi berlangsung santai namun tetap kompetitif. Para barista ditantang menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menghasilkan seduhan kopi dengan karakter dan teknik yang mereka kuasai.
Dari 32 peserta, tiga barista berhasil keluar sebagai pemenang, yakni Muhammad Fatih sebagai juara pertama, disusul Alfrido Token dan M. Habibi Ridho A.H. Ketiganya berhak mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan.
Panitia penyelenggara, Arif Dermawan, mengatakan kompetisi tersebut sengaja dibuat dengan konsep yang menyenangkan namun tetap memiliki nilai edukasi bagi para barista.
“Lomba manual brew 1 vs 1 ini diadakan untuk mengetes kemampuan barista dalam menyeduh kopi secara manual dengan teknik masing-masing,” ujar Arif, Rabu (2/9/2026).
Arif yang merupakan Owner BM Coffe itu menjelaskan satu hal menarik dalam kompetisi ini adalah sistem penjurian. Para peserta tidak hanya menjadi kompetitor, tetapi juga dilibatkan sebagai juri, ditambah juri khusus untuk membantu menentukan pemenang.
“Sistem tersebut membuat peserta tidak hanya belajar dari hasil seduhannya sendiri, tetapi juga dapat melihat secara langsung teknik dan pendekatan barista lain dalam mengolah kopi,” tuturnya.
Membangun Ekosistem Kopi Anak Muda
Lebih dari sekadar mencari pemenang, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk membangun ekosistem kopi yang semakin hidup di Kota Jayapura.
“Para peserta yang seluruhnya merupakan barista di Kota Jayapura mendapat kesempatan untuk saling bertemu, bertukar pengalaman, berbagi teknik seduh, sekaligus memperluas jejaring di tengah berkembangnya budaya kopi di Papua,” ungkap Arif.
Arif menerangkan konsep kompetisi yang dikemas secara fun juga menjadi upaya memberikan ruang positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat dan kreativitas mereka.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi anak-anak muda, khususnya mereka yang memiliki ketertarikan di dunia kopi. Bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita bisa belajar, berbagi dan berkembang bersama,” kata Arif.
Dengan semangat tersebut, kompetisi seduh kopi 1 lawan 1 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi berkembang menjadi ruang bertemunya para pelaku kopi untuk membangun budaya dan ekosistem kopi yang lebih kuat di Kota Jayapura.
The post BM Coffee Jadi Arena Duel 32 Barista, Adu Seduhan Terbaik di Jayapura first appeared on pembaruanpapua.com.