7 Oktober 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Rocky Gerung Minta Syahganda Pulihkan Nama Baiknya: Tiga Hari Dicaci-Dihina Nggak Ada yang Belain

Oposisi Cerdas | Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung meminta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Syahganda Nainggolan untuk memulihkan nama baiknya.
Pernyataan itu disampaikan Rocky saat menghadiri serah terima jabatan Kepala Bakom RI, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/10).
Rocky mengaku, setelah dirinya dilantik sebagai Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Jumat (2/10), publik mencemooh bahkan menghina dirinya.
“Tugas pertama Syahganda adalah memulihkan nama baik saya di publik. Ini udah tiga hari dicaci, dihina, dilecehkan. Dan nggak ada satu pun yang belain gue, kurang ajar,” kata Rocky Gerung berkelakar dihadapan Syahganda yang disambut tawa hadirin.
Berbagai tuduhan dialamatkan kepada Rocky lantaran sebelumnya kerap mengkritik berbagai kebijakan pemerintah. Namun, Rocky kini bergabung ke dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Hah, macam-macamlah, ya,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Rocky lantas meminta Bakom RI untuk mampu mengolah bahasa secara sederhana yang dapat mudah dimengerti masyarakat, khususnya melalui bahasa tubuh.
“Karena komunikasi pertama-tama adalah bahasa tubuh. Dan itu berlaku di semua institusi itu. Presiden punya pikiran, presiden punya visi, presiden punya niat, presiden punya intensi, presiden punya urgensi,” ujarnya.
“Jembatan ke publiknya kadang kala dirusak sendiri oleh birokrasi itu. Rusakan itulah yang diintip oleh netizen. Itu yang terjadi,” sambungnya.
Menurut Rocky, dalam mengomunikasikan setiap pencapaian pemerintah tidak hanya sekadar dengan komunikasi faktual. Ia menyarankan Bakom RI dapat membangun persepsi positif atas setiap kebijakan yang ditempuh pemerintah.
“Karena isi pertama dari komunikasi adalah persepsi. Bukan fakta, bukan data. Saya bisa tunjukkan semua prestasi Presiden. Saya bisa dadarkan semua hasil yang bahkan sedang ditunggu oleh publik. Tapi dengan satu kebencian, data itu difalsifikasi tuh, selesai,” pungkasnya
Sumber: jawapos