3 November 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Pj Kepala Kampung Pirime Ajak Warga Dukung Program Bupati, Buka Lahan Kopi Demi Bangun Investasi dan Ekonomi Kampung

TIOM – Pemerintah Kampung Pirime, Distrik Bugukgona, Kabupaten Lanny Jaya, mulai bergerak serius mengembangkan sektor pertanian kopi sebagai upaya mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya dalam membangun ekonomi masyarakat dari kampung menuju kota.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Kepala Kampung Pirime, Charles Wanimbo, S.Hut, yang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan perkebunan kopi sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Charles Wanimbo, pemerintah kampung bersama masyarakat telah sepakat memanfaatkan Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 untuk mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.

“Saat ini masyarakat telah sepakat membuka lahan perkebunan kopi. Kami memulai program ini menggunakan dana kampung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya dalam membangun dari kampung ke kota,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kampung tidak hanya mendorong warga untuk membuka lahan, tetapi juga memberikan dukungan berupa penyediaan bahan makanan bagi masyarakat yang bekerja di kebun, pengadaan polybag untuk pembibitan, hingga memfasilitasi proses penyemaian bibit kopi yang kini telah berjalan.

Charles mengatakan, kopi dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan menjadi salah satu komoditas unggulan yang sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Lanny Jaya.

“Kopi Lanny Jaya memiliki kualitas dan nilai jual yang tinggi. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong yang masih tersedia dengan menanam kopi agar ke depan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Saat ini, masyarakat Kampung Pirime telah berhasil membuka lahan perkebunan kopi seluas 1,5 hektare. Ke depan, luas lahan tersebut akan terus ditambah seiring tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung program pertanian kopi.

“Kami sudah sepakat membuka lahan kopi dan tahun depan akan kembali menambah areal perkebunan. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat Kampung Pirime,” tambahnya.

Meski demikian, Charles berharap adanya dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui instansi teknis terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan, untuk membantu pengembangan sektor pertanian di kampung tersebut.

Menurutnya, hingga tahun ini Kampung Pirime belum mendapatkan bantuan sektor pertanian dari dinas terkait sehingga pemerintah kampung mengambil inisiatif menggunakan Dana Desa sebagai langkah awal untuk memulai program tersebut.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat melihat keseriusan masyarakat Kampung Pirime yang saat ini sangat antusias membuka lahan pertanian. Kami membutuhkan dukungan berupa bantuan bibit, sarana produksi dan pendampingan agar program ini terus berkembang,” ujarnya.

Charles menambahkan, semangat masyarakat dalam membuka lahan pertanian menunjukkan bahwa pembangunan berbasis kampung dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh seluruh pihak.

Sementara itu, mewakili tokoh intelektual Kampung Pirime, Ermun Wanimbo, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kampung yang telah mengambil langkah nyata membuka lahan pertanian kopi untuk masyarakat.

Ia menilai program tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah kampung dalam membangun ekonomi rakyat serta memberdayakan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Kami berterima kasih kepada Pj Kepala Kampung Pirime yang sudah bekerja keras memfasilitasi pembukaan lahan pertanian. Masyarakat sangat antusias dan berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memberikan dukungan lanjutan sehingga program ini dapat berkembang lebih besar,” katanya.

Selain fokus pada pengembangan pertanian, Pemerintah Kampung Pirime juga telah melaksanakan berbagai program lainnya yang bersumber dari Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026.

Salah satu program yang mendapat perhatian besar adalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pendidikan kepada 32 mahasiswa asal Kampung Pirime yang sedang menempuh pendidikan di delapan kota studi di Indonesia.

Charles menjelaskan, mahasiswa yang berada di Jayapura menerima bantuan secara langsung, sementara mahasiswa yang berada di kota-kota lain menerima bantuan melalui transfer.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan kepada seluruh mahasiswa tanpa membedakan jenjang studi karena mereka merupakan aset masa depan Kampung Pirime dan Kabupaten Lanny Jaya.

“Mahasiswa merupakan generasi penerus kampung. Karena itu pemerintah kampung hadir memberikan dukungan agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali membangun daerahnya,” tutup Charles.

Melalui program pengembangan perkebunan kopi dan dukungan pendidikan bagi mahasiswa, Pemerintah Kampung Pirime menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan berbasis potensi kampung guna mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif dan sejahtera di Kabupaten Lanny Jaya.

The post Pj Kepala Kampung Pirime Ajak Warga Dukung Program Bupati, Buka Lahan Kopi Demi Bangun Investasi dan Ekonomi Kampung first appeared on pembaruanpapua.com.