13 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Polres Keerom Gandeng Tokoh Masyarakat Tekan Penyalahgunaan Ganja di Skanto

Keerom — Dalam rangka menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Keerom, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Keerom melaksanakan kegiatan himbauan dan pembinaan kepada para pengguna narkotika jenis ganja, bertempat di Polsek Skanto, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, pada Minggu (09/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Keerom AKP Guntur A. Napitupulu, S.Tr.K., S.I.K., bersama Kapolsek Skanto AKP Welem Mustamu, serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Keerom Tedi Suseno, S.H., M.H.
Turut hadir Wakapolsek Skanto Ipda A. Wondiwoy, personel Sat Resnarkoba Polres Keerom, serta perwakilan tokoh pendidikan, yakni Rita Nurlianah dari MAN Keerom dan Nur Inayati dari Sekolah Nurul Huda Kampung Jaifuri.

Sebanyak 32 orang warga yang diduga pernah menyalahgunakan atau mengonsumsi ganja, bersama orang tua atau wali masing-masing, mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, sanksi hukum yang dapat menjerat, serta pentingnya dukungan keluarga dalam proses pemulihan dan pencegahan.

Tokoh masyarakat Distrik Skanto yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas langkah humanis Polres Keerom. Mereka menilai kegiatan pembinaan seperti ini merupakan langkah efektif dalam menyadarkan masyarakat, terutama generasi muda, agar menjauhi narkoba. Para tokoh juga menyatakan kesiapan untuk mendukung Polres dalam pengawasan sosial di lingkungan masing-masing.

Dari hasil pembinaan dan wawancara dengan para peserta, tim Sat Resnarkoba Polres Keerom bersama Polsek Skanto berhasil memperoleh sejumlah informasi penting terkait jalur peredaran ganja yang diduga masuk melalui wilayah perbatasan Arso dan Skanto. Beberapa nama yang diduga sebagai pemasok telah dikantongi oleh petugas untuk dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, di bawah pimpinan Kapolsek Skanto AKP Welem Mustamu, jajaran Polsek akan terus melakukan patroli dan pendekatan ke kampung-kampung rawan guna memantau aktivitas yang berpotensi berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Polres Keerom juga berkomitmen menggandeng tokoh agama dan tokoh adat dalam upaya pencegahan berbasis masyarakat.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Polres Keerom AKP Guntur A. Napitupulu, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Keerom dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Keerom melalui pendekatan yang humanis.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan dan pembinaan. Tujuannya agar masyarakat sadar dan mau berubah tanpa harus berhadapan dengan hukum,” ujar AKP Guntur.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Keerom akan terus menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak sekolah untuk bersama-sama menekan peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting. Kami harap orang tua aktif mengawasi anak-anaknya dan segera melapor jika ada indikasi penyalahgunaan,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Kapolres Keerom melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta agar menjauhi narkotika demi masa depan yang lebih baik.

“Narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga masa depan bangsa. Mari kita wujudkan Keerom yang bersih dari narkoba dengan semangat kebersamaan dan kepedulian,” pungkas AKP Guntur.