2 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Polres Waropen Respons Cepat Aksi Pemalangan, Fasilitasi Mediasi Terkait Pendataan Honorer K-2

Waropen, Waren – Polres Waropen kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Waropen dengan merespons cepat aksi pemalangan sejumlah fasilitas umum dan kantor pemerintahan yang dilakukan sebagai bentuk protes terkait pendataan honorer K-2. Tindakan pemalangan tersebut ditindaklanjuti melalui koordinasi dan mediasi bersama Keluarga Besar Watopa pada Rabu (19/11/2025).

Mediasi berlangsung di Kantor PLN ULP Waropen, Kampung Batu Zaman, Distrik Waropen Bawah, dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP Frits B. Arera, S.Sos. Turut hadir Kasat Intelkam Ipda Angela Ribka Hawar, S.Sos., M.I.P., Kapolsek Waropen Bawah Ipda Sutomo, S.I.P., Kasubbag Proggar Ipda Nelson Pombos, S.H., Kasi Propam Ipda Yusuf Arung Datu, serta personel Polres Waropen lainnya.

Dalam penyampaiannya, Kabag Ops AKP Frits B. Arera menegaskan sikap tegas Polres Waropen terhadap pemalangan fasilitas umum dan objek vital yang dapat mengganggu kepentingan masyarakat luas.

“Pemalangan terhadap objek vital tidak dapat ditoleransi. Polres Waropen tetap akan membuka palang, dan siapa pun yang menghalangi tugas harkamtibmas akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Ipda Angela Ribka Hawar menjelaskan bahwa Polres Waropen telah menindaklanjuti masukan masyarakat serta siap memfasilitasi komunikasi lanjutan dengan DPRK Waropen, Bupati dan Wakil Bupati, serta Kepala BKPL Kabupaten Waropen demi memperoleh solusi terbaik.

“Kami siap memfasilitasi klarifikasi data dan meneruskan aspirasi ini ke pemerintah daerah. Namun, pemalangan fasilitas publik seperti PLN tidak boleh terjadi karena menyangkut kebutuhan masyarakat banyak,” jelasnya.

Koordinator aksi, Frengky Diwi, kembali menyampaikan tuntutan agar 40 peserta honorer K-2 yang disebut dalam penyampaian Bupati Waropen dapat diakomodir dalam proses seleksi. Ia menilai aksi pemalangan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas ketidakjelasan data dan berharap proses seleksi dilakukan secara transparan sesuai arahan pimpinan daerah.

Kegiatan mediasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Waropen memastikan seluruh proses berjalan tanpa gangguan keamanan.

Melalui langkah cepat, tepat, tegas, dan tetap humanis, Polres Waropen kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang hadir menjaga stabilitas kamtibmas serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.