15 April 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Respon Cepat Kapolsek Karubaga, Redam Rencana Pemalangan Jalan di Desa Kimibur Distrik Karubaga

Tolikara, Papua Pegunungan – Aparat Kepolisian dari Kepolisian Sektor Karubaga bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait rencana aksi pemalangan jalan yang akan dilakukan oleh warga di Desa Kimibur, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, pada Sabtu (14/3/2026).

Koordinasi langsung dilakukan oleh Kapolsek Karubaga, IPTU Eka Januarchman, S.H dengan koordinator pemalangan jalan, Losmen Jikwa, guna mencari solusi atas persoalan yang dikeluhkan warga.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.05 WIT ketika pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat mengenai rencana aksi pemalangan jalan di kawasan Kota Baru, tepatnya di depan perumahan Esalon, Desa Kimibur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Karubaga bersama empat personel segera menuju lokasi menggunakan kendaraan patroli dinas. Sekitar pukul 11.10 WIT, rombongan tiba di lokasi dan langsung bertemu dengan koordinator pemalangan jalan untuk melakukan dialog dan koordinasi guna meredam potensi gangguan keamanan serta aktivitas masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Karubaga IPTU Eka Januarchman, S.H menyampaikan bahwa kedatangannya bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mendengarkan langsung aspirasi warga.

“Selamat siang Saudara Losmen Jikwa. Maksud kedatangan kami karena adanya laporan masyarakat terkait rencana pemalangan jalan di Desa Kimibur. Kami ingin berkoordinasi langsung untuk mengetahui permasalahan yang terjadi sehingga bisa dicari solusi terbaik,” ujar IPTU Eka Januarchman.

Koordinator pemalangan jalan, Losmen Jikwa, menjelaskan bahwa aksi pemalangan sebenarnya sempat dilakukan oleh pihak keluarga, namun kemudian dibuka kembali karena pada hari tersebut tidak ada aktivitas pemerintahan di Kabupaten Tolikara. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut dipicu oleh persoalan drainase dari proyek pembuangan air yang mengalir ke arah pemukiman warga.

“Kami keluarga sempat melakukan pemalangan jalan, tetapi kami buka kembali karena hari ini tidak ada aktivitas pemerintah. Tujuan kami melakukan pemalangan karena air dari drainase proyek mengalir ke arah pemukiman kami dan menimbulkan longsor serta aliran air deras yang mengganggu,” kata Losmen Jikwa.

Menurutnya, masalah tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum, dan sempat mendapat tanggapan untuk dilakukan perbaikan. Namun hingga saat ini perbaikan yang dijanjikan belum terealisasi.

Menanggapi keluhan tersebut, Kapolsek Karubaga menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tolikara agar segera mengambil langkah penyelesaian.

“Terkait permasalahan yang dialami keluarga di Desa Kimibur, kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PU agar dapat bertanggung jawab menyelesaikan persoalan tersebut,” jelas Kapolsek.

Ia juga menyampaikan bahwa Kepala Dinas PU dijadwalkan tiba di Tolikara pada Senin, 16 Maret 2026, untuk meninjau langsung lokasi permasalahan akibat proyek drainase tersebut.

Kapolsek kemudian mengimbau kepada warga, khususnya koordinator pemalangan, agar tidak melakukan aksi pemalangan jalan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami meminta agar tidak melakukan pemalangan jalan. Pihak kepolisian akan membantu melakukan koordinasi dengan Dinas PU agar masalah ini segera ditangani,” tambahnya.

Setelah dilakukan dialog dan koordinasi, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif, dan selanjutnya Kapolsek bersama personel kembali ke Markas Komando Polsek Karubaga.

Pendekatan persuasif yang dilakukan aparat kepolisian dinilai berhasil meredam potensi konflik serta membuka ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah terkait penyelesaian persoalan infrastruktur di wilayah tersebut.

Penulis : Ardi