Bikin Malu! Poster Hari Lahir Pancasila BRIN Ternyata Modal Beli Gambar AI-Generated
Polemik fatalnya kesalahan desain poster Hari Lahir Pancasila oleh Badan
Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) rupanya belum usai dan justru memasuki
babak baru.
Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) rupanya belum usai dan justru memasuki
babak baru.
Setelah instansi pelat merah tersebut resmi meminta maaf dan menarik
unggahannya, kini terungkap fakta memalukan bahwa gambar Garuda Pancasila
dengan jumlah bulu yang keliru tersebut diduga kuat sekadar hasil comot dari
situs penyedia template desain bernama Magnific (sebelumnya Freepik).
unggahannya, kini terungkap fakta memalukan bahwa gambar Garuda Pancasila
dengan jumlah bulu yang keliru tersebut diduga kuat sekadar hasil comot dari
situs penyedia template desain bernama Magnific (sebelumnya Freepik).
Fakta mengejutkan ini pertama kali dibongkar oleh kelihaian warganet di
platform X (sebelumnya Twitter).
platform X (sebelumnya Twitter).
Seorang pengguna dengan nama akun @wildancubarsi membagikan penemuannya
berupa tangkapan layar yang memperlihatkan desain mentah atau raw template
Garuda Pancasila di situs Magnific.
berupa tangkapan layar yang memperlihatkan desain mentah atau raw template
Garuda Pancasila di situs Magnific.
Desain premium berformat PSD tersebut terlihat sangat identik dengan gambar
yang diunggah oleh akun resmi media sosial BRIN pada peringatan 1 Juni lalu.
yang diunggah oleh akun resmi media sosial BRIN pada peringatan 1 Juni lalu.
Dalam cuitannya yang langsung menyita perhatian publik, akun @wildancubarsi
menyertakan dua bukti tangkapan layar antarmuka situs Magnific yang
menampilkan deretan gambar garuda hasil olahan digital.
menyertakan dua bukti tangkapan layar antarmuka situs Magnific yang
menampilkan deretan gambar garuda hasil olahan digital.
Harga Langganan dan Fasilitas Template Berbayar
Berdasarkan penelusuran lebih mendalam pada antarmuka situs Magnific dengan
menggunakan keyword ‘Garuda’ dan ‘Hari Lahir Pancasila’, template bertema
Hari Kemerdekaan Indonesia yang memuat gambar Garuda menyalahi aturan
tersebut berstatus sebagai Premium Asset (aset premium).
menggunakan keyword ‘Garuda’ dan ‘Hari Lahir Pancasila’, template bertema
Hari Kemerdekaan Indonesia yang memuat gambar Garuda menyalahi aturan
tersebut berstatus sebagai Premium Asset (aset premium).
Pengguna tidak dapat mengunduhnya secara bebas tanpa mengeluarkan biaya.
Untuk membuka kunci dan mengunduh mentahan karya tersebut, pengguna
diwajibkan berlangganan paket Premium.
diwajibkan berlangganan paket Premium.
Situs Magnific membanderol paket berlangganan ini dengan harga promosi
sebesar €10,50 (sekitar Rp185 ribu) per bulan, yang ditagihkan secara
tahunan. Harga tersebut merupakan diskon 30 persen dari harga normal yang
dipatok sebesar €15 per bulan.
sebesar €10,50 (sekitar Rp185 ribu) per bulan, yang ditagihkan secara
tahunan. Harga tersebut merupakan diskon 30 persen dari harga normal yang
dipatok sebesar €15 per bulan.
Dengan nominal langganan tersebut, pelanggan diberikan hak akses ke lebih
dari 250 juta stok aset premium yang ada di dalam platform.
dari 250 juta stok aset premium yang ada di dalam platform.
Paket berlangganan ini sejatinya membekali penggunanya dengan fasilitas
pengeditan berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang komprehensif.
pengeditan berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang komprehensif.
Fasilitas pengeditan bawaan yang disertakan mencakup fitur Retouch
(perbaikan gambar), Resize (ubah ukuran), Remove BG (hapus latar belakang),
hingga pembuatan gambar baru (Generate Images).
(perbaikan gambar), Resize (ubah ukuran), Remove BG (hapus latar belakang),
hingga pembuatan gambar baru (Generate Images).
Selain itu, pelanggan juga dibekali 240 ribu kredit per tahun untuk
mengakses berbagai model AI terbaru dari platform tersebut, seperti Google
Nano Banana, Seedream, dan Flux.
mengakses berbagai model AI terbaru dari platform tersebut, seperti Google
Nano Banana, Seedream, dan Flux.
Desain garuda pada template tersebut sejak awal sudah memiliki cacat visual
yang menyalahi konstitusi, yakni ketidaksesuaian jumlah helai bulu pada
bagian sayap, ekor, hingga leher yang tidak mencerminkan angka 17-8-1945.
yang menyalahi konstitusi, yakni ketidaksesuaian jumlah helai bulu pada
bagian sayap, ekor, hingga leher yang tidak mencerminkan angka 17-8-1945.
Temuan warganet ini sontak semakin memantik reaksi keras dan cibiran dari
publik luas. Publik sangat menyayangkan bagaimana sebuah lembaga setingkat
kementerian yang menyandang nama “badan riset” bisa bertindak sangat ceroboh
dan tidak profesional.
publik luas. Publik sangat menyayangkan bagaimana sebuah lembaga setingkat
kementerian yang menyandang nama “badan riset” bisa bertindak sangat ceroboh
dan tidak profesional.
Bukti dari situs Magnific ini seolah mempertegas dugaan bahwa tim kreatif
dan pihak penyunting di internal BRIN sama sekali tidak melakukan riset
dasar, pengecekan fakta, maupun quality control sebelum mempublikasikan
konten kenegaraan.
dan pihak penyunting di internal BRIN sama sekali tidak melakukan riset
dasar, pengecekan fakta, maupun quality control sebelum mempublikasikan
konten kenegaraan.
Alih-alih membuat desain orisinal atau setidaknya merevisi template instan
agar sesuai dengan pedoman Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang
Negara, pihak pengelola media sosial BRIN justru dinilai menelan
mentah-mentah gambar dari penyedia aset digital pihak ketiga.
agar sesuai dengan pedoman Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang
Negara, pihak pengelola media sosial BRIN justru dinilai menelan
mentah-mentah gambar dari penyedia aset digital pihak ketiga.
Hingga berita ini diturunkan, temuan dari netizen tersebut masih terus
dibagikan dan menjadi bahan perbincangan panas yang mempertanyakan standar
operasional prosedur kerja di ranah kehumasan instansi pemerintah.
dibagikan dan menjadi bahan perbincangan panas yang mempertanyakan standar
operasional prosedur kerja di ranah kehumasan instansi pemerintah.
Aowkwowkwowkwok.
Gw nemu mentahannya di Magnific, plek ketiplek banget anj https://t.co/Rm7dZS5QDs pic.twitter.com/BWfjtmi2Cg
— Wildan Cubarsi (@wildancubarsi) June 1, 2026
Sumber:
inilah
inilah
Foto: Warganet temukan mentahan desain Garuda Pancasila “salah bulu” yang
diunggah BRIN ternyata berasal dari situs penyedia template Magnific. (Foto:
Magnific)
diunggah BRIN ternyata berasal dari situs penyedia template Magnific. (Foto:
Magnific)
