Tragis! Pikap Rombongan KKN Adu Banteng dengan Truk Tangki di Kalsel, 7 Mahasiswa Tewas
Suasana duka menyelimuti rombongan mahasiswa yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang seharusnya menjadi bagian dari pengabdian masyarakat berubah menjadi tragedi setelah kendaraan rombongan terlibat kecelakaan maut dengan sebuah truk tangki.
Peristiwa nahas itu berlangsung di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, Sabtu, 1 Agustus 2026 pekan lalu sekitar pukul 12.00 Wita.
Insiden tersebut melibatkan rombongan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel), anggota karang taruna desa, serta truk tangki.
Kendaraan tersebut kemudian menghantam mobil pikap yang membawa sebagian anggota rombongan.
Hendak Menuju Tempat Wisata
Sebelum kecelakaan terjadi, sebanyak 16 mahasiswa ULM yang sedang mengikuti program KKN di Desa Batulicin Irigasi menghadiri acara syukuran sunatan di Desa Bulurejo.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak bepergian sendiri. Mereka bersama aparat desa menggunakan lima kendaraan untuk menuju lokasi acara.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan.
Mereka berencana mengunjungi kawasan wisata Sungai Alut sebelum insiden kecelakaan terjadi.
Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis ketika salah satu kendaraan yang membawa rombongan mengalami kecelakaan di tengah perjalanan.
Truk Tangki Hilang Kendali dan Tabrak Mobil Pikap
Kecelakaan bermula saat truk tangki diduga kehilangan kendali. Kendaraan berat itu bergerak ke jalur kanan hingga akhirnya bertabrakan dengan mobil pikap yang digunakan oleh rombongan.
Benturan keras menyebabkan mobil pikap keluar dari jalur dan terguling ke sisi jalan.
Kondisi bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah hingga membuat sopir dan dua penumpang terjepit.
Total terdapat tujuh korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Mereka terdiri atas dua mahasiswa ULM, tiga mahasiswa UNU Kalsel, satu anggota Karang Taruna, serta sopir truk tangki.
Selain korban meninggal dunia, seorang mahasiswa ULM juga mengalami luka-luka. Korban kemudian dibawa ke RS Marina Tanah Bumbu untuk mendapatkan penanganan medis.
ULM Tarik Mahasiswa KKN dan Siapkan Trauma Healing
Tragedi tersebut membuat ULM mengambil langkah untuk melindungi mahasiswa yang terdampak.
Sebanyak 13 mahasiswa peserta KKN akan mendapatkan pendampingan dari pihak kampus setelah insiden kecelakaan maut tersebut.
Program KKN juga dihentikan dan mahasiswa ditarik oleh pihak kampus pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Keputusan itu diambil agar para mahasiswa dapat menjalani proses pemulihan di tengah keluarga masing-masing.
“Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga di rumah masing-masing,” ujar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.
Selain pemulihan bersama keluarga, kampus juga memastikan mahasiswa yang terdampak akan memperoleh dukungan psikologis.
Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu mereka melewati trauma akibat kecelakaan.
“Pendampingan kesehatan mental dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi mahasiswa yang terdampak musibah ini akan terus dilakukan,” terangnya.
Pemdes Batulicin Irigasi Hentikan Kegiatan HUT RI
Duka akibat kecelakaan maut tersebut turut dirasakan Pemerintah Desa Batulicin Irigasi.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan, pemerintah desa memutuskan menghentikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang sebelumnya telah direncanakan pada Agustus.
Keputusan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi yang diunggah oleh Pemerintah Desa Batulicin Irigasi.
“Kami Pemdes Batulicin Irigasi mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Mahasiswa KKN dari ULM, UNU Kalsel dan Ketua Karang Taruna Desa,” tulis keterangan dalam unggahan Pemdes, dikutip pada Senin, 3 Agustus 2026.
Dengan keputusan itu, agenda Pasar Kuliner Jadul dan seluruh rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI yang semula dijadwalkan berlangsung selama Agustus turut dibatalkan.
“Sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah kecelakaan yang menimpa mahasiswa KKN di Desa Batulicin Irigasi dan Karang Taruna Desa. Kami menginformasikan bahwa Pasar Kuliner Jadul dan Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT Kemerdekaan RI Bulan ini (Agustus) ditiadakan,” pungkasnya.***
Sumber: konteks
Foto: Mahasiswa KKN meninggal dunia jadi korban kecelakaan di Tanah Bumbu, Batulicin, Kalimantan Selatan (Foto: Instagram/@batulicin_irigasi)
