Widhiyarini Pangestika Nakes di RS Mana? Viral Suruh Pasien BPJS Potong Nadi Biar Dapat Ruangan
Sosok Widhiyarini kini ramai disorot warganet setelah pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan yang sempat menerima cyber bullying di media sosial dikabarkan meninggal dunia.
Widhiyarini diketahui merupakan salah satu netizen yang turut memberikan komentar jahat kepada Yurizal yang sempat mengeluhkan pelayanan rumah sakit tempat ia berobat.
Ia dan sejumlah pengguna media sosial lainnya menyerang Yurizal dengan kata-kata tak pantas dan minim empati.
Kini, setelah Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia, sosok Widhiyarini gantian menerima kritikan pedas dan hujatan dari warganet lainnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan unggahan yang beredar luas dan viral di media sosial, dugaan cyber bullying yang dilakukan Widhiyarini dan sejumlah orang lainnya bermula dari sebuah utas yang dibagikan Yurizal di media sosial Threads pada 22 Juli 2026 lalu.
Dalam utas tersebut, Yurizal mengeluhkan soal waktu tunggu di sebuah rumah sakit yang cukup lama untuk mendapatkan ruang perawatan.
Namun, keluhan tersebut justru mendapatkan banyak komentar negatif dari pengguna lainnya, salah satunya Widhiyarini. Dari pantauan tim redaksi, saat ini komentar tersebut sudah tidak ada atau telah dihapus oleh pemilik akun.
“Potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan,” tulis akun Widhiyarini membalas utas yang ditulis Yurizal.
Sontak saja, komentar yang dilontarkan Widhiyarini itu memantik amarah warganet yang merasa emosi dengan ketikan perempuan tersebut yang dinilai tak bermoral dan nirempati.
Sosok Widhiyarini pun akhirnya ramai diburu oleh netizen. Tak sedikit warganet yang menelusuri soal pekerjaan hingga latar belakangnya.
Widhiyarini Kerja di Mana?
Berdasarkan hasil penelusuran warganet, banyak di antara orang-orang yang menghujat Yurizal, termasuk Widhiyarini ternyata merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes).
Fakta ini pun semakin membuat publik geram karena tulisan mereka di media sosial tidak mencerminkan etika dan sikap seharusnya yang dimiliki seorang nakes.
Dari hasil pencarian warganet, Widhiyarini diketahui merupakan seorang tenaga medis yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta, yakni Rumah Sakit Anak Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat.
Widhiyarini Sampaikan Permohonan Maaf
Menanggapi berbagai kecaman dan hujatan yang dilontarkan kepadanya, Widhiyarini akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas tulisan dan sikapnya yang tidak bermoral.
Melalui video yang diunggah di akun Threads @widhiyarini pada Selasa, 4 Agustus 2026, perempuan tersebut menyampaikan rasa duka atas wafatnya Yurizal sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada almarhum dan pihak keluarga.
“Saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga dari alhamrhum Yurizal atas utas saya yang menambah beban emosional dan luka pada keluarga,” kata Widhiyarini.
Ia pun mengaku bahwa tidak sepantasnya menyampaikan komentar yang minim empati dan moral kepada pasien, padahal dirinya adalah seorang tenaga kesehatan.
“Saya menyadari kesalahan saya dan ketidakprofesionalan saya sebagai tenaga kesalahan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Widhiyarini berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dana kan menjadikan hal ini sebagai pembelajaran ke depannya.
