Bakar Batu dan Makan Bersama di Lapangan Amana, Puncak Jaya Perkuat Kebersamaan dan Syukur atas Berkat Tuhan
Mulia, 27 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan syukuran melalui tradisi bakar batu keladi dan makan bersama yang berlangsung di Lapangan Amana, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta mengungkapkan rasa syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya.
Tradisi bakar batu yang merupakan bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat Papua turut mewarnai kegiatan tersebut. Berbagai hasil kebun, khususnya keladi, disiapkan dan diolah secara bersama-sama untuk kemudian dinikmati oleh masyarakat sebagai wujud gotong royong, kekeluargaan, persaudaraan, dan rasa syukur kepada Tuhan.
Firman Tuhan Tekankan Hidup dalam Kasih
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Klasis Telius Wonda menyampaikan firman Tuhan dengan mengambil dasar dari 1 Yohanes 4:17.
Dalam pesannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus hidup dalam kasih, menjaga persaudaraan, serta membangun kehidupan bersama yang dilandasi rasa saling menghormati, kepedulian, dan kebersamaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala distrik,distrik rimuli,distrik gurame,distrik dokome,distrik tingginambut dan kepala kampung yang telah mengambil bagian dalam mempersiapkan keladi untuk kegiatan bakar batu dan makan bersama.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar acara makan bersama, tetapi menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus mensyukuri berkat Tuhan yang terus diberikan kepada masyarakat.
Mewakili Pemerintah, Yahya Wonorenggo, S.IP., M.Sos., menyampaikan pesan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kepada seluruh masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh masyarakat.
“Atas nama Bupati Puncak Jaya dan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga karena keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang tersebar di 302 kampung, 27 distrik, dan 3 kelurahan untuk terus menjaga semangat berkebun sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Masyarakat Diimbau Waspadai Kebakaran pada Musim Kemarau
Selain menjaga keamanan, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya juga memberikan perhatian terhadap kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas berkebun, namun penggunaan api harus dilakukan secara hati-hati dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan merugikan masyarakat.
“Karena sekarang musim kemarau, kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahan secara sembarangan. Masyarakat tetap dapat bekerja di kebun, tetapi jangan menggunakan api tanpa pengawasan. Mari kita bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap seluruh masyarakat dapat menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini.
Sementara itu, Kepala Distrik Rimuli, Yanetius Telenggen, S.IP., menyampaikan bahwa kegiatan bakar batu dan makan bersama merupakan bentuk syukuran sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Mulia.
Apresiasi juga disampaikan kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Ketua DPR Papua Tengah, bersama rombongan atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Puncak Jaya.
Menurutnya, kehadiran dan dukungan pemerintah provinsi menjadi bagian penting dalam memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di Puncak Jaya.
Makan Bersama Jadi Wujud Syukur dan Kebersamaan
Kegiatan makan bersama di Lapangan Amadi menjadi gambaran nyata bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, persaudaraan, dan rasa syukur terus hidup di tengah masyarakat Puncak Jaya.
Berbagai hasil kebun yang disiapkan dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran potensi pangan lokal yang dimiliki masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diajak untuk terus mempertahankan budaya berkebun sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga dan daerah.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, sejahtera, dan semakin mandiri.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, disampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, kepala distrik, kepala kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Semoga Tuhan senantiasa memberkati, melindungi, dan menyertai seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya serta memberikan kedamaian dan kesejahteraan bagi daerah dan seluruh masyarakatnya.
The post Bakar Batu dan Makan Bersama di Lapangan Amana, Puncak Jaya Perkuat Kebersamaan dan Syukur atas Berkat Tuhan first appeared on pembaruanpapua.com.