Persiapan Rakerprov KONI Papua Pegunungan Capai 98 Persen
WAMENA, 27 Agustus 2026. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Pegunungan memastikan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Papua Pegunungan Tahun 2026 telah mencapai 98 persen. Rakerprov perdana tersebut akan berlangsung pada 28–29 Agustus 2026 di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Ketua Panitia Rakerprov KONI Papua Pegunungan, Semi Hisage, mengatakan seluruh panitia terus mematangkan berbagai kebutuhan teknis dan administrasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.
“Hingga hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, persiapan sudah mencapai sekitar 98 persen. Sore nanti kami akan melakukan gladi bersih untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik,” ujar Semi Hisage didampingi Sekretaris Panitia, Julio Faot, di Kantor KONI Provinsi Papua Pegunungan, Jalan Raya Pikhe, Kamis (27/8/2026).
Ia menjelaskan, Rakerprov akan dihadiri delapan KONI kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, serta sejumlah cabang olahraga yang telah memenuhi persyaratan organisasi.
Sejumlah narasumber dan konsultan olahraga juga telah berada di Wamena untuk memberikan masukan terkait pengembangan olahraga di Papua Pegunungan, di antaranya Sol Suwayesu dan Prof. Sarudin.
Menurut Semi, agenda utama Rakerprov yakni mengevaluasi program kerja KONI Papua Pegunungan Tahun 2026, menyusun program prioritas Tahun 2027, serta membahas penetapan cabang olahraga sebagai anggota KONI.
“Tujuan utama Rakerprov ini adalah mengevaluasi kerja KONI tahun 2026 dan menyusun program kerja tahun 2027 sebagai langkah persiapan menuju PON 2028,” jelasnya.
Pembahasan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari persiapan Papua Pegunungan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain program kerja, Rakerprov juga menjadi momentum untuk menetapkan cabang olahraga yang akan menjadi bagian dari KONI Papua Pegunungan. Sedikitnya 15 hingga 16 cabang olahraga prioritas akan dibahas untuk ditetapkan, sementara cabang olahraga lainnya yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) kepengurusan akan dibicarakan melalui forum resmi.
“Penetapan cabang olahraga akan dibahas pada hari kedua, Sabtu 29 Agustus 2026. Semua keputusan akan melalui pembahasan bersama dalam rapat,” katanya.
Pada hari pertama, peserta akan mengikuti pembukaan serta pembahasan umum mengenai arah kebijakan KONI Papua Pegunungan. Sementara hari kedua akan difokuskan pada pembahasan organisasi, penetapan cabang olahraga, dan sejumlah agenda strategis lainnya.
Semi berharap seluruh pengurus KONI kabupaten dan cabang olahraga dapat hadir serta mendapat dukungan penuh dari para kepala daerah selaku pembina olahraga di masing-masing wilayah.
“Kami berharap seluruh pihak dapat hadir dan bersama-sama membangun olahraga Papua Pegunungan agar mampu bersaing di tingkat nasional,” tutup Semi Hisage.
Rakerprov KONI Papua Pegunungan Tahun 2026 mengusung tema “Bangkit Dari Papua Pegunungan Untuk Prestasi Olahraga Nasional”. Forum ini menjadi langkah awal KONI Papua Pegunungan dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus membangun fondasi olahraga prestasi menuju persaingan di tingkat nasional.
The post Persiapan Rakerprov KONI Papua Pegunungan Capai 98 Persen first appeared on pembaruanpapua.com.