Tak Kenal Keterbatasan, Brimob Papua Tengah Siap Hadapi Berbagai Gangguan Kamtibmas
NABIRE – Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Papua Tengah terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pengamanan di seluruh wilayah Provinsi Papua Tengah. Meski masih menghadapi keterbatasan personel maupun sarana dan prasarana, Brimob tetap siap memberikan dukungan kepada delapan satuan kewilayahan ketika dibutuhkan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua Tengah Kombes Pol. Sandi Sultan menegaskan, keterbatasan yang dimiliki bukan menjadi penghalang bagi personel Brimob untuk melaksanakan tugas secara maksimal.
“Dengan keterbatasan yang ada, Satuan Brimob Polda Papua Tengah tetap siap melaksanakan tugas dan memberikan backup kepada satuan kewilayahan di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah apabila dibutuhkan,” ujar Kombes Pol. Sandi Sultan ketika ditemui, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, kesiapan Brimob merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan seluruh aktivitas masyarakat dan pemerintahan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita hadir ketika masyarakat dan satuan kewilayahan membutuhkan bantuan. Kita harus siap bergerak untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif,” tegasnya.
Saat ini, markas komando Satuan Brimob Polda Papua Tengah berada di wilayah Kimi. Posisi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempercepat mobilisasi personel ketika diperlukan untuk membantu satuan kewilayahan di berbagai wilayah Papua Tengah.
Kombes Pol. Sandi Sultan menjelaskan, tugas Brimob tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan berskala besar. Personel juga disiapkan untuk menghadapi berbagai situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Mulai dari penanganan konflik antarsuku, kejahatan konvensional, gangguan keamanan bersenjata, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kejahatan jalanan, pengamanan aset negara, pengamanan unjuk rasa, hingga berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
“Brimob memiliki tugas untuk memberikan bantuan kepada satuan kewilayahan dalam menghadapi berbagai gangguan kamtibmas. Kita siap menghadapi berbagai situasi, tentunya dengan tetap mengedepankan profesionalisme, proporsionalitas dan keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan Brimob di Papua Tengah diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan pemerintahan.
Menurut Sandi, keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, setiap potensi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat maupun pembangunan harus diantisipasi dan ditangani secara cepat.
“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel. Keterbatasan bukan alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik. Ketika negara dan masyarakat membutuhkan, Brimob harus siap hadir,” pungkasnya.
Dengan kesiapan tersebut, Satuan Brimob Polda Papua Tengah berkomitmen menjadi kekuatan pendukung bagi jajaran kepolisian di delapan kabupaten, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terjaga sehingga roda pemerintahan, aktivitas masyarakat dan pembangunan di Papua Tengah dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
The post Tak Kenal Keterbatasan, Brimob Papua Tengah Siap Hadapi Berbagai Gangguan Kamtibmas first appeared on pembaruanpapua.com.