Polwan Polda Papua Tengah Masuk Sekolah, Bekali Pelajar Nabire Hadapi Bahaya Dunia Digital dan Narkoba
NABIRE – Bukan sekadar datang berseragam, para Polisi Wanita (Polwan) Polda Papua Tengah hadir di tengah pelajar SMP Negeri 4 Nabire membawa pesan penting tentang menjaga diri dan masa depan. Melalui program Polwan Goes To School, para siswa diajak mengenali bahaya cyber bullying, narkoba hingga kekerasan seksual, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Polwan RI ke-78 Tahun 2026 tersebut dipimpin Kabid Propam Polda Papua Tengah Kompol Florensin Yuliet Nari, bersama jajaran Polwan Polda Papua Tengah. Mereka kemudian disambut hangat Kepala SMP Negeri 4 Nabire, H. Suwandi, para guru pendamping dan seluruh siswa.
Kegiatan yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut dikemas secara interaktif. Para siswa mendapatkan edukasi mengenai cyber bullying, bahaya penyalahgunaan narkoba, menjadi remaja yang aman, sehat dan bertanggung jawab, serta pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kekerasan seksual.
Dalam sambutannya, Kompol Florensin Yuliet Nari mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial serta tidak mudah terpengaruh lingkungan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif dan berani berkata tidak terhadap narkoba, kekerasan maupun segala bentuk perundungan,” pesan Kompol Florensin.
Ia juga mengajak para siswa untuk berani berbicara dan melapor kepada orang tua, guru maupun pihak yang dipercaya apabila mengalami atau mengetahui tindakan bullying, kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba maupun persoalan lain yang mengancam keselamatan anak.
Polwan Hadir sebagai Sahabat Pelajar
Kompol Florensin menegaskan, kegiatan Polwan Goes To School bukan sekadar seremonial Hari Jadi Polwan, tetapi merupakan upaya Polri membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberikan edukasi sejak dini.
“Kami ingin Polwan tidak hanya dikenal dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan pelindung bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu para siswa memahami cara melindungi diri, mengambil keputusan yang tepat dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter serta bertanggung jawab.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias menyampaikan pertanyaan seputar penggunaan media sosial, bullying, narkoba dan pergaulan remaja.
Di penghujung kegiatan, para siswa mendapatkan bingkisan dari jajaran Polwan Polda Papua Tengah sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme mereka.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Nabire, H. Suwandi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh Polwan Polda Papua Tengah yang telah hadir dan memberikan edukasi kepada siswa-siswi di sekolahnya.
Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya bullying, narkoba dan pentingnya menjaga diri.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga hubungan positif antara pelajar dan aparat kepolisian semakin terjalin, lugasnya.
The post Polwan Polda Papua Tengah Masuk Sekolah, Bekali Pelajar Nabire Hadapi Bahaya Dunia Digital dan Narkoba first appeared on pembaruanpapua.com.