Tak Beri Ampun! Iran Gempur Pangkalan Militer AS Lagi, di Kuwait dan Uni Emirat Arab
Oposisi Cerdas | Iran melancarkan serangan terbaru ke Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (3/9/2026). Serangan ditujukan ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kedua negara itu.
Serangan itu dilancarkan 2 hari pasca-gempuran militer AS. Seperti diketahui, militer AS tak melanjutkan serangan ke Iran pada Rabu atau Kamis.
Angkatan Bersenjata Iran menyatakan, serangan itu sebagai respons atas gempuran militer AS ke negaranya pada Selasa (1/9/2026).
“Tentara Republik Islam menyerang pangkalan militer AS di UEA dan Kuwait dengan rudal dan drone,” bunyi pernyataan, seperti dikutip dari kantor berita IRNA.
Sementara itu stasiun televisi Iran Press TV melaporkan, serangan itu berhasil mengenai target utama yakni pangkalan AS di Kuwait.
Disebutkan, militer Iran menyerang sistem komunikasi satelit, gudang, dan hanggar jet tempur Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber, Kuwait. Sementara target yang dituju di UEA adalah pangkalan militer serta radar Pangkalan Udara Al Minhad.
AS melancarkan serangkaian serangan besar-besaran ke Iran pada Selasa malam.
Para pejabat Iran menyebut salah satu target serangan adalah rumah warga yang menggelar pesta pernikahan, menewaskan lima orang, termasuk anak-anak, dan melukai 50 lainnya.
Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, serangan menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi. Iran membalas dengan menyerang fasilitas militer AS di Yordania, Bahrain, Kuwait, UEA, dan Irak.
Sumber: inews
Foto: Iran melancarkan serangan terbaru ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (3/9) (Foto: Anadolu)
.jpg)