Sopir Lajuran Wamena–Mbua Ditemukan Tewas Terbakar di Kawasan Danau Habema
WAMENA, — Perjalanan seorang sopir lajuran rute Wamena–Mbua, Kabupaten Nduga, berakhir tragis. Aris Sanda (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di dalam kendaraan yang terbakar di kawasan sebelum memasuki Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Jenazah Aris dievakuasi oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) bersama tim gabungan Polres Jayawijaya pada Rabu, 16 September 2026. Proses evakuasi dipimpin langsung Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK.
Tim gabungan menemukan korban masih berada di kursi pengemudi. Kondisi jenazah mengalami luka bakar berat, sementara kendaraan yang digunakan korban juga dalam keadaan terbakar.
Sebelum membawa jenazah, aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan sejumlah informasi dan barang bukti yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa tersebut. Setelah proses di lokasi selesai, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menuju RSUD Wamena untuk pemeriksaan serta visum luar.
Jenazah tiba di kamar jenazah RSUD Wamena sekitar pukul 15.26 WIB. Kedatangan korban disambut keluarga dan kerabat yang telah menunggu di rumah sakit.
Namun, kondisi jenazah yang cukup parah membuat akses menuju ruang pemulasaran dibatasi. Tidak seluruh keluarga diperbolehkan masuk untuk melihat langsung kondisi korban.
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah kemudian dimasukkan ke dalam peti dan dibawa keluarga menuju rumah duka di Kampung Karujaya, Distrik Wesaput. Puluhan kendaraan turut mengiringi perjalanan jenazah dalam suasana penuh duka.
Hendak Antar Barang dan Jemput Istri
Informasi awal menyebutkan bahwa sebelum kejadian, Aris mendapat sewa kendaraan untuk mengantarkan barang menuju Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.
Dalam perjalanan tersebut, Aris juga disebut berencana menjemput istrinya yang bekerja sebagai guru di wilayah Mbua untuk bersama-sama kembali ke Wamena.
Namun, perjalanan itu diduga terhenti setelah kendaraan yang ditumpangi Aris bersama sejumlah warga dihentikan oleh kelompok bersenjata.
Sejumlah penumpang lainnya disebut diturunkan di tengah perjalanan, sementara Aris diduga dibawa oleh kelompok tersebut.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian setelah beredar rekaman di media sosial yang disebut menampilkan Aris bersama kelompok bersenjata dan memegang bendera bergambar Bintang Kejora. Keaslian, konteks, serta rangkaian kejadian dalam rekaman tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kendaraan
Beberapa waktu setelah kejadian, Aris ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kendaraan yang terbakar. Jenazah kemudian dievakuasi aparat gabungan untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi.
Kondisi korban dan kendaraan yang terbakar membuat proses evakuasi dilakukan secara hati-hati. Aparat juga melakukan pemeriksaan di lokasi guna memperoleh petunjuk mengenai kronologi kejadian.
Jenazah untuk sementara disemayamkan di rumah duka di Kampung Karujaya sebelum direncanakan diberangkatkan ke kampung halamannya.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan pendalaman dan pengumpulan informasi terkait peristiwa tersebut. Polisi juga masih berupaya mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya Aris Sanda.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
The post Sopir Lajuran Wamena–Mbua Ditemukan Tewas Terbakar di Kawasan Danau Habema first appeared on pembaruanpapua.com.