Bantu Warga Korban Kebakaran Dok V, Ini yang Dilakukan Dinas P dan K Kota Jayapura
JAYAPURA-Pemkot Jayapura masih terus memberikan perhatian kepada warga yang menjadi korban kebakaran di pemukiman padat penduduk di kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura pada tanggal 31 Agustus 2026 lalu.
Perhatian yang diberikan Pemkot Jayapura salah satunya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Jayapura yang pasca musibah kebakaran sudah bergerak membantu para warga khususnya anak-anak usia sekolah yang keluarganya menjadi korban kebakaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., mengatakan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura termasuk sekolah-sekolah yang ada di Kota Jayapura sudah turun memberikan bantuan untuk meringankan beban warga yang menjadi korban kebakaran.
“Kami juga sudah melakukan pendataan terkait jumlah anak-anak usia sekolah yang keluarganya menjadi korban kebakaran. Untuk tingkat SD sudah dilakukan pendataan,” ungkap Rocky Bebena saat ditemui usai menghadiri pembukaan sidang paripurna paripurna DPR Kota Jayapura di ruang sidang DPR Kota Jayapura, Rabu (16/8).
Pria yang pernah berkarier sebagai jurnalis ini menyebutkan bahwa dari hasil pendataan ada 127 orang anak yang duduk di bangku sekolah dasar yang menjadi korban kebakaran di pemukiman padat penduduk di kawasan Dok V.
Murid SD yang menjadi korban kebakaran menurut Rocky Bebena berasal dari sejumlah sekolah dasar di Distrik Jayapura Utara.
“Kami sudah melakukan pendataan di mana ada 6 orang anak yang bersekolah di SDN 2 APO yang menjadi korban. Kemudian SD Hikmah Yapis 2 ada 60 orang, SD Dok VIII ada 27 anak. SD Hikmah Yapis 1 ada 3 orang, SDN 1 APO sebanyak 21 anak dan SD Inpres Tanjung Ria 6 orang anak. Adapun di SD Nurul Huda 2 Yapis terdapat satu orang anak jadi korban dan SD YPPK Kristus Raja sebanyak 3 orang. Jadi totalnya ada 127 orang anak. Untuk tingkat SMP dan SMA sederajat masih dilakukan pendataan,” beber Rocky Bebena.
Untuk para korban yang saat ini duduk di bangku SD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Jayapura sudah memberikan bantuan.
“Untuk murid SD bantuan yang sudah diberikan dari K3S gabungan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura antara lain pakaian seragam putih merah, peralatan sekolah, tas dan juga ada seragam keki untuk guru yang menjadi korban kebakaran,” ungkapnya.
Selain memberikan bantuan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura juga akan memfasilitasi warga yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah saat terjadi kebakaran. Dimana saat ini pihaknya juga masih melakukan pendataan terkait dokumen penting milik warga berupa ijazah yang tidak sempat diselamatkan saat terjadi kebakaran.
“Pengurusan dilakukan secara kolektif sesuai dengan masing-masing sekolah. Nanti masing-masing sekolah akan mengajukan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura surat keterangan pengganti ijazah untuk dikeluarkan secara kolektif,” jelasnya.
Pembuatan surat keterangan pengganti ijazah menurutnya dibuat secara kolektif karena surat keterangan pengganti ijazah yang nantinya dikeluarkan, disesuaikan dengan ijazah para korban yang hilang atau terbakar.
“Jadi kalau misalnya korban saat ini duduk di bangku SD, maka akan dibuatkan surat keterangan pengganti ijazah dari TK. Demikian pula kalau korban sudah duduk di bangku SMP maka, surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura merupakan surat keterangan pengganti ijazah TK dan SD. Kalau korban duduk di bangku SMA atau SMK maka akan dibuatkan surat keterangan pengganti ijazah SD dan SMP,” sambungnya.
Ditambahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura akan membantu dan memfasilitasi para korban baik yang masih sekolah maupun sudah lulus untuk mendapatkan surat keterangan pengganti ijazah.(nat)
The post Bantu Warga Korban Kebakaran Dok V, Ini yang Dilakukan Dinas P dan K Kota Jayapura first appeared on pembaruanpapua.com.