26 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Sabina Guseynova, Mantan Istri Almarhum Guruh Soekarnoputra: Penari Cantik Asal Uzbekistan

Oposisi Cerdas | Kabar duka datang dari keluarga besar Soekarno. Seniman, budayawan, dan politikus PDI Perjuangan, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati, meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun.
Guruh sempat dirawat intensif dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri setelah kesehatan menurun selama sekitar satu tahun. Sebelumnya ia menjalani perawatan di RS Medistra. Keluarga besar PDI Perjuangan dan keluarga Soekarno menyampaikan belasungkawa. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta Selatan—rumah yang sama tempat resepsi pernikahannya digelar 24 tahun lalu. Lokasi dan waktu pemakaman masih menunggu pengumuman resmi keluarga.
Di tengah berita duka ini, nama mantan istrinya, Guseynova Sabina Padmavati atau lebih dikenal Sabina Guseynova, kembali disebut. Wanita cantik asal Uzbekistan yang berprofesi sebagai penari ini sempat menjadi menantu keluarga Bung Karno.
Pertemuan di Festival Seni Korea Utara
Guruh dan Sabina bertemu pada April 2002 di The April Spring Friendship Art Festival di Pyongyang, Korea Utara. Guruh membawa rombongan kesenian Gencar Semarak Perkasa (GSP), sementara Sabina tampil sebagai penari dalam rombongan Uzbekistan. Guruh mengaku “kesetrum” saat melihat Sabina.
Sabina kemudian diundang ke Jakarta Fair dan diperkenalkan kepada Megawati Soekarnoputri yang saat itu masih menjabat presiden. Tak sampai setahun, Guruh melamar Sabina di Uzbekistan pada 19 September 2002. Mereka menikah keesokan harinya, 20 September 2002, di Tashkent. Resepsi mewah bergaya adat Jawa digelar 19-20 Oktober 2002 di rumah keluarga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, dihadiri sekitar 2.500 orang. Sabina tampil anggun dalam kebaya merah hati. Mahar Guruh unik: Al-Quran, buku Di Bawah Bendera Revolusi, dan otobiografi Soekarno.
Saat menikah, Guruh berusia 49 tahun, Sabina 22-23 tahun (lahir 30 Agustus 1979). Terpaut usia 27 tahun. Mereka tidak dikaruniai anak.
Pernikahan yang Tak Bertahan Lama
Rumah tangga mereka hanya bertahan sekitar tujuh tahun. Pasangan ini bercerai pada 2009 (beberapa sumber menyebut 2014). Alasan pastinya tidak pernah diungkap secara terbuka. Setelah perceraian, Sabina kembali ke Uzbekistan dan menghilang dari sorotan media Indonesia. Guruh menjalani hidup sendiri hingga akhir hayatnya.
Kabar Terbaru Sabina Guseynova
Setelah kembali ke tanah kelahiran, Sabina hidup tenang dan jarang muncul di publik. Nama lengkapnya Buzeynova Sabina Elzhadkhary. Ia anak kedua dari enam bersaudara, hobi menari dan bermain piano klasik sejak kecil. Ayahnya insinyur, ibunya ibu rumah tangga.
Pada 2024-2025, foto-foto Sabina bersama seorang pria bule (asing) sempat beredar dari akun Instagram-nya @sabinaguseynova. Foto tersebut, yang diunggah sekitar 2021 dengan judul “Just Life”, menunjukkan kedekatan. Akun tersebut kemudian dibuat privat. Beberapa media menyebut ia diduga telah menjalin hubungan baru atau bahkan menikah lagi, namun konfirmasi resmi tidak ada. Hingga saat ini, tidak ada kabar spesifik mengenai reaksi Sabina atas kepergian Guruh, mengingat berita wafatnya baru beberapa jam lalu.
Guruh dikenang sebagai seniman produktif yang menciptakan ratusan karya tari dan lagu, termasuk yang sempat populer kembali lewat serial Gadis Kretek. Ia juga politikus PDIP yang pernah duduk di DPR. Kepergiannya menutup satu babak sejarah keluarga Bung Karno.
Masyarakat diminta mendoakan almarhum Guruh Soekarnoputra agar husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga Sabina Guseynova juga menjalani hari-harinya dengan damai di Uzbekistan.