Kasus Judol Seret Nama Menkop Bisa Coreng Pemerintahan Prabowo
JAKARTA, Waspada.co.id – Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti permasalahan komunikasi yang terus membayangi Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Pria yang akrab disapa Hensa, mengkritisi dua kasus yang tengah menjadi sorotan publik diantaranya soal dugaan rekaman suara Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, yang menyinggung PDI Perjuangan (PDIP) dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan terkait judi online.
Hensa menilai, kasus ini mencerminkan masalah mendasar dalam komunikasi di lingkaran pemerintahan Prabowo. “Lagi-lagi, ini soal komunikasi. Sampai kapan masalah komunikasi ini terus menghantui pemerintahan Pak Prabowo?” ujar Hensa kepada wartawan, Kamis (29/5).
Dia menyoroti urgensi mantan Menkominfo itu untuk segera melakukan klarifikasi ke publik terkait pengakuannya soal judol. Menurut Hensa, hal ini perlu dilakukan oleh Budi Arie untuk meredam spekulasi yang beredar saat ini sebelum menjadi liar dan melebar.
“Minimal Budi Arie keluar dan bilang, ‘Itu bukan saya.’ Karena suara itu jelas banget dianggap mirip Budi Arie. Kalau benar, ini serius. PDI Perjuangan adalah partai pemenang tiga kali berturut-turut, dan Budi Gunawan adalah Menko di Kabinet Merah Putih. Kalau dibiarkan, ini bisa mengganggu harmoni politik,” tegas Hensa.
“Sebab, jika PDI Perjuangan saja sampai melaporkan ini ke Bareskrim Polri, ini menurut saya terlihat bahwa PDI Perjuangan meyakini itu merupakan suara Budi Arie,” sambungnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan dugaan keterlibatan Budi Arie ini pun akan menjadi hambatan bagi program-program Prabowo. Terlebih lagi, Budi Arie kini menjabat sebagai Menteri Koperasi, di mana salah satu program Prabowo yaitu Koperasi Merah Putih segera diluncurkan.
“Ibaratnya nih, kalau di sisi spiritual, ada yang menahan kakinya Budi Arie. Ini masalah judi online-nya memang enggak selesai. Jadi terus-menerus muncul. Polemik ini dimulai dari disebutnya nama Budi Arie di peradilan ya. Nah, itu dia coba politisasi tuh. Saya gak tahu ya, itu Budi Arie beneran atau enggak. Tapi di media sosial pembicaraannya ini mirip Budi Arie,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus menegaskan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersinggung dengan ucapan eks Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, yang menyebut partai banteng itu ikut terlibat persoalan judi online (judol).
“Ibu (Megawati) sudah tahu, Ibu cukup tersinggung dengan ucapan itu. Karena PDIP itu kan institusi, bukan orang per orang. Si Budi Arie kan langsung menyebutkan PDIP. Itu keterlaluan,” kata Deddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/5).
Lebih lanjut, dia menambahkan PDIP akan mengambil upaya tindakan hukum jika Budi Arie tidak mencabut dan meminta maaf atas pernyataan tersebut.
“Jadi kami menunggu, kalau dia tidak segera mencabut pernyataannya dan minta maaf, kita akan melakukan tindakan hukum,” ujarnya. (wol/inilah/man/d2)