Kepulangan Paskibraka Nasional Disambut Meriah, Papua Pegunungan Bangga
WAMENA, 22 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menjemput dua putra-putri terbaik Papua Pegunungan yang telah menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
Kedua Paskibraka Nasional tersebut adalah Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi, yang keduanya merupakan siswa SMAN 1 Wamena.
Kepulangan keduanya ke Wamena disambut penuh sukacita oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, keluarga, sanak saudara, serta masyarakat. Momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Michael dan Julia telah membawa nama Papua Pegunungan tampil dalam agenda kenegaraan di tingkat nasional.
Kepala Kesbangpol Provinsi Papua Pegunungan, Agustinus Way, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Papua Pegunungan untuk mengambil bagian dalam Paskibraka Nasional.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, kami menyampaikan terima kasih kepada BPIP yang telah memberikan kepercayaan kepada Papua Pegunungan untuk ikut mengambil bagian dalam Paskibraka tingkat nasional,” ujar Agustinus.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Michael dan Julia yang dinilai telah berjuang dengan sungguh-sungguh membawa nama baik Papua Pegunungan di kancah nasional.
“Terima kasih kepada adik berdua yang sudah berusaha dan berjuang membawa nama baik Papua Pegunungan di kancah nasional,” katanya.
Agustinus menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap masa depan kedua Paskibraka tersebut. Komitmen itu sejalan dengan arahan Gubernur Papua Pegunungan pada malam peringatan HUT ke-81 RI.
Menurutnya, pemerintah daerah akan memberikan dukungan apabila ke depan keduanya memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan atau meniti karier di lembaga negara, termasuk melalui rekomendasi pemerintah daerah.
“Kalau misalnya ada yang mau masuk di PDN atau mau masuk Akabri, pemerintah daerah tetap memberikan support dan siap mengeluarkan rekomendasi untuk mendukung masa depan anak-anak,” jelasnya.
Dukungan tersebut, lanjut Agustinus, tidak hanya diberikan kepada dua Paskibraka Nasional, tetapi juga kepada para Paskibraka lainnya yang telah membawa nama Papua Pegunungan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sementara itu, Kabag Tata Usaha BPIP RI Stefie Hendric Alexander menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia mengatakan, tugas Michael dan Julia belum sepenuhnya selesai. Keduanya masih memiliki tanggung jawab untuk mengikuti agenda kenegaraan berikutnya, termasuk pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila pada tahun mendatang.
“Adik-adik ini masih memiliki satu tanggung jawab lagi di tahun depan, yang mana akan melaksanakan tugas pada Hari Lahir Pancasila. Karena itu mereka harus dijaga dan dibina sehingga siap melaksanakan upacara kenegaraan berikutnya,” ujar Stefie.
Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dapat terus membina dan mengembangkan potensi keduanya sebagai generasi muda yang kelak dapat menjadi calon pemimpin bangsa maupun pemimpin di Papua Pegunungan.
“Kami harapkan Provinsi Papua Pegunungan dapat mengkaryakan adik-adik ini sebagai bibit-bibit unggul, calon pemimpin bangsa dan calon pemimpin Papua Pegunungan ke depannya. Kalau bukan mereka yang mencintai tanah gunung ini, maka siapa lagi yang akan membangun tanah ini,” katanya.
Sementara itu, Michael Marchel Winka Fakdawer, salah satu perwakilan Paskibraka Nasional Papua Pegunungan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Kesbangpol, yang telah memberikan dukungan dan pendampingan sejak proses seleksi hingga dirinya terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2026.
Michael mengakui proses seleksi dan pembinaan yang dijalani tidak mudah. Namun, perjuangan tersebut menjadi pengalaman berharga ketika dirinya bersama perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia dapat berkumpul dan menjalankan tugas kenegaraan di Jakarta.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Kesbangpol yang telah mendukung dan membimbing kami dalam proses seleksi hingga kami bisa berada di Paskibraka Nasional,” ungkap Michael.
Ia mengaku bangga dapat berdiri di Istana Negara dan memberikan yang terbaik untuk membawa nama Papua Pegunungan.
“Sebagai anak bangsa dari Papua Pegunungan, saya sangat bersyukur bisa terpilih mengikuti Paskibraka Nasional. Kami bisa melihat ibu kota dan memberikan yang terbaik untuk mewakili Provinsi Papua Pegunungan,” tuturnya.
Michael juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Papua Pegunungan agar tidak berhenti bermimpi dan terus berusaha menjadi generasi yang lebih baik.
“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh anak muda di Papua Pegunungan yang akan menjadi pemimpin bangsa ke depan, kami mau kalian lebih hebat daripada kami. Mari sama-sama memperjuangkan bangsa Indonesia dan Provinsi Papua Pegunungan agar semakin maju dan berkembang,” pesannya.
Kepulangan Michael dan Julia ke Wamena tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian tugas sebagai Paskibraka Nasional, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk terus menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda Papua Pegunungan.
Prestasi keduanya di tingkat nasional diharapkan dapat memotivasi semakin banyak pelajar Papua Pegunungan untuk berani berprestasi, mengembangkan potensi diri, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan bangsa Indonesia. (Kaleb)
The post Kepulangan Paskibraka Nasional Disambut Meriah, Papua Pegunungan Bangga first appeared on pembaruanpapua.com.