Satreskrim Polres Merauke dan Disperindagkop Pantau Harga serta Stok LPG
Merauke – Satreskrim Polres Merauke bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Merauke melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan stok gas LPG pada sejumlah distributor dan agen, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, S.T.K., S.I.K., ini menyasar beberapa titik, di antaranya PT. Lintas Papua Utama, PT. Tunas Digoel Indah Permai, Omart, dan Wilvans Mart. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta distribusi LPG di wilayah Merauke.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga LPG, khususnya ukuran 5,5 Kg dan 12 Kg, dengan selisih kenaikan berkisar Rp15.000 hingga Rp38.000 per tabung. Selain itu, stok LPG di tingkat distributor masih tersedia namun terbatas, sementara di tingkat agen terdapat yang kosong dan minim persediaan.
Kenaikan harga dan keterbatasan stok ini dipengaruhi oleh terhambatnya pasokan dari Surabaya serta tingginya biaya distribusi, termasuk tarif kontainer dan lamanya proses bongkar muat kapal. Distribusi LPG di Merauke sendiri masih bergantung pada jalur transportasi laut.
Untuk mengantisipasi kelangkaan, para distributor dan agen memberlakukan pembatasan pembelian kepada masyarakat, yakni 1 hingga 2 tabung per hari, guna mencegah penimbunan dan menjaga pemerataan distribusi.
Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan LPG. Namun, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga tetap terjaga, serta mengimbau masyarakat agar bijak dalam penggunaan LPG.