13 Agustus 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Dekranasda Tolikara Tampilkan Kreativitas dan Produk Lokal di Festival Etnik Religi 2026

KARUBAGA, TOLIKARA, Papua Pegunungan — Festival Etnik Religi Tolikara 2026 menjadi panggung bagi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara untuk memperkenalkan berbagai kreativitas dan hasil kerajinan masyarakat. Melalui pameran yang berlangsung di Karubaga, Rabu, 12 Agustus 2026, Dekranasda menampilkan potensi kerajinan lokal sebagai bagian dari identitas sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat Tolikara.

Pameran Dekranasda menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan hasil karya dan produk kerajinan kepada pengunjung festival. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kekayaan budaya Tolikara dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai tambah.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. F. Wandik, mengatakan pengembangan kerajinan lokal merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus mendorong masyarakat agar semakin produktif.

Menurutnya, berbagai keterampilan yang dimiliki masyarakat perlu mendapatkan ruang untuk dikembangkan dan dipromosikan sehingga tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi.

“Kami ingin kerajinan yang dihasilkan masyarakat Tolikara terus dikembangkan. Apa yang kita miliki merupakan kekayaan daerah yang harus kita jaga, dan melalui pameran seperti ini kita bisa memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Ny. Elisabet Y. F. Wandik.

Ia mengatakan Festival Etnik Religi memberikan kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan hasil karya mereka secara langsung kepada pengunjung dari berbagai wilayah.

Pameran juga menjadi sarana untuk melihat respons masyarakat terhadap produk kerajinan lokal serta membuka peluang pemasaran dan kerja sama ke depan.

Kerajinan Lokal Jadi Identitas Daerah

Menurut Elisabet, pengembangan kerajinan tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga budaya masyarakat Tolikara. Setiap karya yang dihasilkan membawa nilai kreativitas dan identitas lokal yang perlu terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Karena itu, Dekranasda mendorong agar generasi muda ikut terlibat dalam pengembangan kerajinan sehingga keterampilan masyarakat tidak terputus oleh perubahan zaman.

“Generasi muda juga harus kita dorong untuk mencintai dan melanjutkan kerajinan yang kita miliki. Jangan sampai apa yang menjadi identitas kita hilang, tetapi harus terus diwariskan dan dikembangkan,” katanya.

Dorong Kerajinan Memiliki Nilai Ekonomi

Dekranasda Kabupaten Tolikara juga melihat kerajinan sebagai salah satu sektor yang berpotensi mendukung ekonomi masyarakat.

Pengembangan produk perlu diikuti dengan peningkatan kualitas, desain, kemasan, promosi, dan pemasaran agar produk kerajinan mampu bersaing dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.

Pameran menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan produk lokal dengan calon konsumen sekaligus memperkenalkan potensi kerajinan Tolikara kepada masyarakat luar daerah.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, kerajinan lokal diharapkan tidak hanya menjadi produk pameran, tetapi berkembang menjadi usaha yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kolaborasi Perkuat Promosi Produk Lokal

Dalam Festival Etnik Religi Tolikara 2026, Dekranasda turut berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Tolikara dan Persatuan Anggrek Indonesia (PAI) dalam menghadirkan pameran potensi lokal.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kerajinan, pemberdayaan masyarakat, dan pengenalan kekayaan alam dapat berjalan beriringan dalam satu momentum festival.

Sinergi berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperluas ruang promosi dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dari Karubaga untuk Pasar Lebih Luas

Pameran Dekranasda pada 12 Agustus 2026 menjadi momentum untuk membawa hasil karya masyarakat Tolikara ke ruang promosi yang lebih luas.

Melalui Festival Etnik Religi, kerajinan lokal tidak hanya diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya, tetapi juga sebagai potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan.

Dari Karubaga, karya para perajin Tolikara diperkenalkan. Dari tangan masyarakat, warisan budaya terus dijaga dan diolah menjadi kreativitas yang memiliki nilai bagi masa depan.

The post Dekranasda Tolikara Tampilkan Kreativitas dan Produk Lokal di Festival Etnik Religi 2026 first appeared on pembaruanpapua.com.