3 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Rem Blong, Truk Boks Hantam Tiga Kendaraan di Depan SPBU Nipah-Nipah 

PENAJAM — Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di depan SPBU Pertamina Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis pagi (3/9/2026). Insiden yang diduga kuat dipicu oleh rem blong ini menyebabkan 2 orang mengalami luka-luka, salah satunya bahkan mengalami patah tulang.

Kanit Laka Lantas Polres PPU, Aipda Sirajuddin, menjelaskan, laporan awal masuk ke kantornya sekitar pukul 06.45 Wita. Informasi tersebut awalnya diterima oleh petugas piket dari pihak rumah sakit yang melaporkan adanya pasien korban kecelakaan lalu lintas.

“Petugas piket kami langsung menerima informasi dari rumah sakit, dan tim langsung bergerak merapat ke TKP,” ujar Sirajuddin, Kamis (3/9/2026).

Setibanya di lokasi kejadian, petugas mendapati posisi kendaraan sempat berada di tengah jalan dan menghalangi arus lalu lintas pengendara lain. Guna mengurai kemacetan, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu proses evakuasi kendaraan.

“Posisi kendaraan saat petugas tiba sudah berada di tengah jalan dan menghalangi pengendara lain, makanya kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi,” terangnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, kecelakaan ini melibatkan empat unit kendaraan yang melaju secara beriringan dari arah belakang ke depan.

Posisinya secara berurutan adalah sepeda motor Aerox di urutan paling depan, disusul oleh truk boks pengangkut ayam potong, sepeda motor Honda Beat, dan sebuah truk boks lain dari perusahaan yang sama di posisi paling belakang.

Peristiwa bermula ketika kendaraan didepan sepeda motor Aerox yang berada di posisi terdepan hendak mengurangi kecepatan lantaran ingin berbelok masuk ke area SPBU Nipah-Nipah. Namun, pada saat bersamaan, mobil boks yang berada di urutan paling belakang diduga mengalami rem blong.

“Peristiwa bermula kendaraan didepan sepeda motor Aerox yang berada di urutan terdepan hendak melambat untuk masuk ke area SPBU. Pada saat bersamaan, truk boks di posisi paling belakang mengalami rem blong,” jelas Sirajuddin menguraikan kronologi kejadian.

Akibatnya, mobil boks tersebut menabrak sepeda motor Honda Beat yang ada di depannya. Benturan keras itu membuat motor Honda Beat terdorong ke depan hingga menabrak sepeda motor Aerox yeng berada di posisi depan.

Insiden ini mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda Beat berinisial KR (55) mengalami luka-luka lecet di bagian wajah dan kaki. Sementara itu, penumpang yang diboncengnya, R (17), menderita patah tulang pada kaki kiri dan harus mendapatkan penanganan intensif serta kemungkinan besar akan dirujuk ke rumah sakit lanjutan.

“Untuk pengendara Honda Beat berinisial KR mengalami luka lecet di wajah dan kaki. Penumpangnya berinisial R mengalami patah kaki kiri dan kemungkinan besar dirujuk ke rumah sakit,” kata Sirajuddin merinci kondisi korban.

Sementara itu, sopir mobil boks belakang berinisial AS (24) sempat mengeluhkan kesulitan pada kaki kirinya akibat benturan, namun sudah diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan medis.

Adapun sopir truk boks depan berinisial AR (35) serta pengendara sepeda motor Aerox dipastikan selamat tanpa mengalami luka. Total kerugian materil dari kerusakan kendaraan akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp50.000.000.

Untuk sementara waktu, Satlantas Polres PPU menyimpulkan bahwa insiden ini murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi mobil boks paling belakang akibat rem yang tidak berfungsi dengan baik.

Atas kelalaian tersebut, pengemudi terancam dijerat dengan Pasal 310 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat.

“Untuk sementara, kasus ini murni dikategorikan sebagai kelalaian pengemudi mobil boks paling belakang akibat rem blong yang menyebabkan kecelakaan beruntun. Pelanggaran ini dikenakan Pasal 310 ayat (3) Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009,” tegasnya.

Selain faktor kelalaian manusia, polisi juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di lokasi kejadian yang berupa turunan. Situasi tersebut semakin diperparah oleh kemacetan akibat antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Nipah-Nipah.

Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi secara intensif dengan pihak manajemen SPBU.

Koordinasi ini difokuskan untuk menertibkan antrean kendaraan agar tidak memakan badan jalan, yang selama ini kerap mengganggu arus lalu lintas serta membahayakan keselamatan para pengguna jalan raya.

“Selain faktor kelalaian manusia, kondisi jalan di lokasi yang berupa turunan serta kemacetan akibat antrean kendaraan yang mengisi BBM di SPBU turut menjadi perhatian kami. Kami terus berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk menertibkan antrean kendaraan,” pungkas Sirajuddin.

 

Penulis: Ayu

The post Rem Blong, Truk Boks Hantam Tiga Kendaraan di Depan SPBU Nipah-Nipah  first appeared on Beritakaltimterkini.com.