14 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Said Abdullah: Bagi PDIP Jokowi Kartu Mati

Oposisi Cerdas | Pengakuan mantan kader PDIP Jawa Timur Achmad Hidayat terkait rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri namun berujung pemecatan, dipastikan hoaks. 
“Disampaikan Achmad Hidayat? Nah, itu hoaks,” kata Ketua DPP PDIP Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 14 September 2026. 
Said menegaskan bahwa PDIP sudah tidak lagi sejalan dengan Jokowi dalam urusan politik. 
Karena itu, bagi partai berlambang banteng, Jokowi tak lagi menjadi tokoh yang perlu dibicarakan apalagi dipikirkan. 
“Kita sudah bersimpang jalan secara politik, berbeda sudah. PDIP tetap teguh pada pendiriannya. Kita tidak pernah lagi berpikir Pak Jokowi, kita tidak pernah lagi berpikir tentang siapa pun,” kata Ketua Banggar DPR ini.
Lebih jauh, Said menegaskan bahwa pihaknya bersama kader terus berfokus mengawal PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ke depan. 
“Bagaimana kita mengawal partai ini ke depan, itu perintah Ibu Ketua Umum. Yang kartunya mati jangan dihidupkan lagi,” pungkas Said.
Sebelumnya, Achmad Hidayat mengaku menyampaikan kepada DPP PDIP mengenai pernyataan Jokowi terkait hubungannya dengan Megawati setelah bertemu Presiden periode 2014-2024 tersebut di Solo.
DPP PDIP kemudian resmi memecat Achmad Hidayat dari keanggotaan partai per 4 September 2026, setelah ia berkunjung ke kediaman Jokowi dan menyuarakan rehabilitasi status keanggotaan Jokowi di PDIP.
Achmad mengaku dalam pertemuan tersebut hanya bersilaturahmi dan berfoto, serta sempat menanyakan mengenai keharmonisan hubungan kebangsaan Jokowi dengan Megawati.
“Sekalipun ngobrolnya berdua dengan saya, penyampaiannya (Jokowi) ‘Saya tidak ada masalah dengan Ibu Mega, dan suatu saat nanti mesti akan ketemu.’ Nah, hanya ngobrol itu saja yang saya ungkapkan ke DPP,” kata Achmad.
Sumber: rmol
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)