17 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Elai Giban Resmi Jadi Sekda Definitif Papua Pegunungan, John Tabo Tekankan Soliditas Birokrasi

WAMENA-Gubernur Papua Pegunungan John Tabo resmi melantik Elai Giban, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (17/9/2026).

Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Papua Pegunungan, Lantai III, Wamena. Pengucapan sumpah/janji jabatan dilakukan setelah pembacaan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pengangkatan Sekda definitif.

Pelantikan ini menandai berakhirnya masa jabatan Penjabat Sekda dan dimulainya tugas Elai Giban sebagai pejabat definitif yang akan membantu Gubernur dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Papua Pegunungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para kepala daerah dan sekretaris daerah dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan, perwakilan kementerian/lembaga, Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus Papua, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, John Tabo meminta Elai Giban segera memperkuat koordinasi internal pemerintahan dan memastikan seluruh aparatur bekerja dalam satu visi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut John Tabo, keberadaan Sekda definitif menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di provinsi yang masih relatif baru tersebut.

“Provinsi Papua Pegunungan secara resmi telah memiliki Sekretaris Daerah definitif. Karena itu, mari kita kembali bersama-sama bekerja, melayani, dan menjalankan tanggung jawab yang telah diamanatkan oleh undang-undang dan rakyat,” kata John Tabo.

Salah satu pesan utama Gubernur kepada Elai Giban adalah menjaga soliditas aparatur sipil negara (ASN). John Tabo mengingatkan agar tidak terjadi pengelompokan di lingkungan birokrasi yang dapat mengganggu efektivitas pemerintahan.

“Jangan sampai tercipta kotak-kotak, kelompok A, kelompok B, kelompok C. Ini bisa merusak pemerintahan,” tegasnya.

Ia meminta Sekda mampu membangun komunikasi dua arah, baik dengan pimpinan maupun jajaran aparatur di bawahnya.

John Tabo juga menekankan pentingnya setiap pejabat dan ASN memahami kewenangan masing-masing serta bekerja berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

“Sekretaris Daerah harus mampu merangkul ke bawah dan ke atas serta memberikan masukan yang positif,” ujarnya.

Selain soliditas, John Tabo meminta jajaran birokrasi meningkatkan disiplin dalam menjalankan tugas. Disiplin diri dan disiplin waktu dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

Ia juga kembali mengingatkan ASN untuk menjaga netralitas birokrasi dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Birokrat itu netral. Kita jangan sampai karena jabatan yang tinggi kemudian lupa etika dan tatanan kewenangan yang sudah diatur,” kata John Tabo.

Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu menjadi contoh dalam menjalankan pemerintahan yang berlandaskan aturan.

Tantangan geografis Papua Pegunungan juga menjadi perhatian Gubernur. Kondisi wilayah yang luas dan sulit dijangkau, menurutnya, membutuhkan pola komunikasi pemerintahan yang lebih efektif.

Karena itu, Elai Giban diminta memperkuat hubungan kerja dengan pemerintah kabupaten di delapan wilayah Papua Pegunungan.

“Bangun komunikasi yang baik dengan daerah-daerah, khususnya delapan kabupaten. Informasi dari setiap daerah harus terhubung dengan provinsi,” ujarnya.

Gubernur berharap komunikasi yang lebih intensif dapat mempercepat penyampaian informasi mengenai berbagai persoalan di daerah, sehingga pemerintah provinsi dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

John Tabo juga meminta agar pemerintahan memberikan kesempatan yang luas kepada putra-putri Papua untuk berkembang di lingkungan birokrasi.

Kesempatan tersebut, kata dia, harus disertai pembimbingan dan pelatihan agar aparatur memiliki kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Berikan kesempatan yang baik, pembimbingan yang baik, dan pelatihan-pelatihan yang baik agar mereka mengerti dan mampu menjalankan tugas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, John Tabo menyampaikan penghargaan kepada Drs. Wasuok Demianus Siep yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan.

Gubernur mengapresiasi pengabdian Wasuok selama menjalankan tugas dan berharap dedikasinya dapat menjadi teladan bagi jajaran pemerintahan.

“Saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Bapak Wasuok yang telah menjalankan tugas sebagai Pj. Sekda. Semoga semua pelayanan yang telah diberikan menjadi berkat dan contoh yang baik bagi kita semua,” tutur John Tabo.

John Tabo juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan akan melanjutkan proses seleksi terbuka terhadap sejumlah jabatan yang masih perlu diisi.

Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku dan memberikan kesempatan yang sama kepada para peserta.

Gubernur mengajak seluruh pihak untuk mendukung Sekda definitif dalam menjalankan tugas-tugas awalnya, termasuk memperkuat sistem birokrasi dan mempercepat pembangunan di Papua Pegunungan.

Dengan dilantiknya Elai Giban, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kini memiliki Sekda definitif yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Gubernur, perangkat daerah, dan pemerintah kabupaten dalam menjalankan agenda pemerintahan dan pembangunan.

John Tabo menutup arahannya dengan mengajak seluruh jajaran pemerintahan menjaga kebersamaan, persaudaraan, dan komitmen untuk bekerja bagi masyarakat Papua Pegunungan.

 

The post Elai Giban Resmi Jadi Sekda Definitif Papua Pegunungan, John Tabo Tekankan Soliditas Birokrasi first appeared on pembaruanpapua.com.