14 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Janji Kaesang ‘Sembelih Kader PSI Terlibat Korupsi’ Dipertanyakan

Oposisi Cerdas | Politisi Ferdinand Hutahaean kembali mengingatkan pernyataan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep pada tahun 2023 soal kader partai yang melakukan praktik korupsi.
Dalam kesempatan tersebut, Kaesang berjanji akan “menyembelih kader PSI yang terlibat korupsi.” Menurut Ferdinand, janji tersebut berbeda dengan kenyataan saat ini.
Ia juga menyoroti klaim Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut partainya sebagai “satu-satunya partai bersih dari korupsi.” Ferdinand menilai pernyataan tersebut kontradiktif, sebab Ahmad Ali pernah diperiksa KPK dalam kasus gratifikasi batu bara yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.
“Dia lupa bahwa dirinya pernah dipanggil oleh KPK, pernah diperiksa oleh KPK, terkait dengan korupsi, gratifikasi batu bara Rita Widyasari di Kukar,” tegas Ferdinand, dikutip Senin (14/9).
KPK bahkan menemukan uang tunai sekitar Rp3,5 miliar serta sejumlah perhiasan di kediaman Ahmad All yang disita sebagai barang bukti.
Ferdinand menilai kinerja KPK melemah karena banyak kasus besar yang tidak jelas ujungnya. Ia juga menyoroti dugaan gratifikasi yang melibatkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam kasus suap Bupati Kuantan Singingi, namun hingga kini belum tersentuh pemeriksaan.
Lebih jauh, Ferdinand mengaitkan nama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan sejumlah persidangan korupsi yang tengah berjalan, mulai dari kasus Tom Lembong, Nadiem Makarim, hingga Harvey Moeis.
“Semuanya menyebut keterlibatan Jokowi dan peran Jokowi. Kenapa Jokowi sampai saat ini tidak pernah tersentuh hukum?” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Ferdinand melontarkan desakan ekstrem untuk membubarkan lembaga hukum di Indonesia.
“Kenapa kita tidak bubarkan saja para penegak hukum? Kita bubarkan KPK, bubarkan Kejaksaan, bubarkan polisi, kalau memang hukum tidak ada gunanya,” ujar Ferdinand.